Tampilkan postingan dengan label POPULER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POPULER. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 November 2016

AHMAD DHANI RUGI RATUSAN JUTA, KARENA DI LAPORKAN KE POLISI

AHMAD DHANI RUGI RATUSAN JUTA, KARENA DI LAPORKAN KE POLISI

Foto : m.tempo

Jakarta - Musikus Ahmad Dhani mengaku mengalami kerugian ratusan juta akibat dilaporkan ke kepolisian. Ia diduga melecehkan Presiden Joko Widodo dalam aksi demo yang digelar 4 November 2016. 

"Iya, seharusnya ada konser Dewa 19 dalam waktu dekat ini, tapi dibatalkan karena tidak dapat izin dari polisi," kata Dhani di kediamannya di Pondok Indah, Senin, 7 November 2016. 

Berita lainnya: Ini Alasan Pendukung Jokowi Laporkan Ahmad Dhani

Dhani menjelaskan, ia seharusnya menggelar konser Dewa 19 di Palembang pada 9 November 2016. Sedangkan pada 11 November 2016, konser tersebut akan digelar di Jakarta.

"Ya ruginya enggak sampai miliaran sih, ya ratusan jutalah kira-kira," ujar Dhani. Meski demikian, batalnya konser tersebut cukup merugikan pihaknya.

Pemilik manajemen artis Republik Cinta ini dilaporkan dua organisasi pendukung Presiden Joko Widodo, Laskar Rakyat Joko Widodo (LRJ) dan Pro Jokowi (Projo), ke Kepolisian Daerah Metro Jaya pagi ini. Mereka menuding Dhani melecehkan Presiden Jokowi dengan ucapan yang tidak senonoh dalam aksi demo 4 November 2016.

Laporan tersebut disampaikan Ketua Umum LRJ Riano Oscha kepada Polda Metro Jaya, Senin, 7 November, pukul 01.20. Menurut Riano, pihaknya telah membawa bukti video terkait dengan ucapan Dhani tersebut.

Namun Ahmad Dhani merasa justru dia difitnah oleh orang yang mengaku sebagai Ahokisme. Hal ini disampaikan Dhani dalam konferensi pers menanggapi pelaporan dirinya yang diduga melecehkan Presiden Joko Widodo. 

Kuasa hukum Dhani, Ramdan Alamsyah, menyampaikan tidak ada niat Ahmad Dhani untuk melecehkan presiden. Ada pihak yang memutarbalikkan fakta dan diduga sebagai provokator dalam laporan tersebut.

"Kami temukan ada akun Facebook dengan nama Indra Tan, yang mengaku sebagai Ahokisme. Akun tersebut menyebutkan Ahmad Dhani harus jadi tersangka," ujar Ramdan sambil menunjukkan bukti print akun Facebook itu di kediaman Ahmad Dhani. 

Akun tersebut mengutip perkataan Ahmad Dhani seolah-olah jelas melecehkan dan menyebut Presiden Jokowi dengan kata-kata tak pantas. 

"Penggalan-penggalan video yang tidak sempurna dan viral tulisan dari Saudara Indra Tan, kami temukan tidak sesuai aslinya," tutur Ramdan. 

Ramdan kembali menjelaskan bahwa tidak ada satu pun kata “Jokowi” dalam video asli ucapan Ahmad Dhani saat demo 4 November kemarin. Lebih lanjut, pihaknya akan kembali melaporkan Indra Tan ke kepolisian besok pagi dengan Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. 
KURNIA RIZKI HANJANI | GG

Sumber 

JAGA PERSATUAN : JOKOWI KONSOLIDASI DENGAN NU & MUHAMADIYAH

JAGA PERSATUAN : JOKOWI KONSOLIDASI DENGAN NU & MUHAMADIYAH


Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyayangkan demo pada 4 November yang mulanya damai, berakhir ricuh. Jokowi pun langsung melakukan langkah konsolidasi agar situasi terkendali.

Ketika ditanya wartawan soal konsolidasi, Jokowi membenarkan dengan jawaban singkat. "Terus," jawab dia sambil berlalu usai meninjau proyek Tol Becakayu, Jl Inspeksi Kalimalang, Jakarta Timur, Senin (7/11/2016).

Di siang harinya, Jokowi langsung mengumpulkan para prajurit TNI di Markas Besar TNI AD, Jl Veteran, Jakarta Pusat. Dalam arahannya, Jokowi menekankan agar prajurit TNI berada dalam satu komando dan menindak tegas oknum yang memecah belah bangsa.

"Sebagai panglima tertinggi TNI, saya telah memerintahkan agar tidak mentolerir gerakan yang ingin memecah belah bangsa, mengadu domba bangsa dengan provokasi dan politisasi!" kata Jokowi.

Dia menyalami para prajurit yang berada di barisan depan seraya mengucapkan terima kasih. Menurut Jokowi, mereka layak mendapatkan ucapan terima kasih karena telah mengamankan aksi pada 4 November lalu.

Setelah apel selesai, Jokowi kemudian mengadakan pertemuan dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Pangdam Jaya Mayjen Teddy Lhaksmana dan petinggi TNI lainnya. Pertemuam berlangsung tertutup.

Selepas dari situ, Jokowi kemudian bersilaturahmi ke kantor PBNU di Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat. Tujuan pertama dia ke kantor tersebut adalah untuk mengucapkan terima kasih karena telah menyampaikan kesejukan kepada kaum nahdliyin hingga ke daerah-daerah.

Jokowi yakin NU bisa menjaga persatuan di Indonesia dengan tetap menjaga kebhinekaan. "Saya kira banyak hal yang perlu kita selesaikan bersama-sama antara pemerintah dengan NU di lapangan baik yang berkaitan dengan yang berkaitan dengan keumatan, dengan ekonomi keumatan, hal-hal yang berkaitan dengan radikalisme," ungkap Jokowi.

Setelah bertemu PBNU, Jokowi juga akan menemui PP Muhammadiyah. Agenda pertemuan itu kemungkinan serupa.

Menurut informasi yang dihimpun, Jokowi juga telah melakukan pertemuan dengan partai pendukungnya. Tentu saja komunikasi dengan parpol bisa kapan saja dilakukan oleh Jokowi.
(bpn/hri)

Sumber